Keragaman dan Toleransi Gibran Rakabuming Raka
Politik

3 Bukti Nyata Keragaman dan Toleransi Gibran Rakabuming Raka

Keragaman dan Toleransi Gibran Rakabuming Raka – Bhineka Tunggal Ika merupakan semboyan bangsa Indonesia yang memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Keberagaman suku, budaya, ras, dan agama di Indonesia perlu kita jaga dan lestarikan bersama-sama. Apalagi dalam era globalisasi dimasa sekarang, keragaman dan toleransi memang perlu dilestarikan oleh banyak orang. 

Salah satu tokoh yang berhasil menginspirasi banyak orang dalam hal keragaman dan toleransi agama adalah Gibran Rakabuming Raka. Upaya Gibran dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan harmonis benar-benar diterapkan. Sebagai bukti nyata, dalam artikel ini kita akan membahas tiga bukti nyata keragaman dan toleransi agama yang menginspirasi dari Gibran Rakabuming Raka.

1. Menerima Penghargaan Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Award 2023

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, meraih penghargaan dari Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Award 2023. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi terhadap keberhasilannya menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kota Solo. 

API menilai bahwa Solo adalah contoh nyata toleransi, keamanan, dan kedamaian tanpa memandang suku, agama, dan ras. Kolaborasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk API, dianggap penting dalam menciptakan lingkungan yang baik dan bermoral bagi warga Solo. Hal ini mencerminkan komitmen Gibran dalam menciptakan kehidupan yang rukun dan damai di kota tersebut.

Baca Juga: Apa Itu Stoikisme: Pandangan Hidup Tenang Tanpa Overthinking

2. Kunjungan Ke Singkawang: Keragaman dan Toleransi Sebagai Inspirasi

Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan ke Kota Singkawang, Kalimantan Barat, pada Minggu (17/12/2023). Selama kunjungannya, Gibran mengadakan pertemuan dengan perwakilan dari berbagai etnis dan agama masyarakat Singkawang di kediaman Keluarga Besar Marga Chai.

Gibran menilai kerukunan beragama di Kota Singkawang sebagai sumber inspirasi untuk mempromosikan upaya menjaga keragaman dan toleransi. Sebagai wali kota, Gibran menegaskan bahwa Pemerintah Kota Solo telah mengambil Singkawang sebagai contoh dalam menjaga kerukunan masyarakat.

Selain itu, Gibran juga mengungkapkan rasa terima kasihnya karena dapat bersilaturahmi dengan tokoh dan masyarakat Singkawang. Selama kunjungan, ia juga melihat produk-produk lokal dan berinteraksi dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurut Gibran, UMKM di Singkawang perlu mendapatkan dukungan inkubasi agar dapat terus berkembang.

Baca Juga: 11 Langkah-langkah detoks media sosial

3. Pemasangan Hiasan Natal Sebagai Bentuk Toleransi di Solo

Menjelang Natal, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memasang hiasan Natal dan tahun baru (Nataru) sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Balai Kota Solo. Gibran menyebut pemasangan ini sebagai bentuk toleransi, di mana semua kelompok dan agama diberikan kesempatan untuk merayakan perayaan mereka di ruang publik. 

Tindakan ini menunjukkan sikap terbuka dan inklusif dari Gibran dalam mengakomodasi keberagaman masyarakatnya. Gibran bahkan menyatakan kesiapannya membela keputusan tersebut jika ada protes, menegaskan pentingnya toleransi dan kebebasan beragama di Kota Solo.

Dari ketiga bukti nyata di atas, kita dapat melihat betapa inspiratifnya peran Gibran Rakabuming Raka dalam mempromosikan keragaman dan toleransi agama di Indonesia. Dengan menjaga kesetiaan pada agamanya sendiri, menghormati dan menghargai agama lain, membangun jaringan toleransi agama, serta menggagas program-program keagamaan yang inklusif.

Gibran sebagai Cawapres nomor urut 2  telah memberikan teladan bagi kita semua. Mari kita terus mendukung dan menginspirasi satu sama lain untuk hidup harmonis dalam keragaman agama yang ada di Indonesia. Lestarikan Bhineka Tunggal Ika “Berbeda-beda tetapi tetap satu jua”!